My Travel Notes My Travel Notes
Browsing all posts in: Trips Indonesia

Pasar Pancingan Lombok, Muara Metamorfosis Desa

November 7

Warna alam di sekitar masih gelap kelabu. Semilir angin membawa hawa sejuk penuh embun dan menciptakan gerisik daun-daun dari pohon-pohon di sekeliling berugak—balai bengong dari kayu dan bambu khas Lombok—tempat saya duduk bersila. Sisa-sisa daun meranggas masih berserakan di bawahnya. Udara dingin pagi memagut kulit wajah dan tangan saya tanpa ampun. Saya mencoba menghalau dingin [...]

Masak Masakan Lombok di Anggrek Putih Cooking Class, Lombok

October 28

Jarang sekali orang Indonesia memasukkan aktivitas memasak dalam salah satu list of activity saat liburan. Sehingga sudah bisa ditebak; Saat saya bertanya pada teman-teman di mana saya bisa kursus masak masakan Lombok di Lombok, hanya dijawab dengan tertawaan tanpa solusi. Sebenarnya saya suka ikut kelas masak sejak menetap di Hanoi, Bangkok dan Phuket. Di kota-kota [...]

Guest Post: Jelajah Keindahan Alam Sembalun dengan Bersepeda

April 2

Teks oleh: Mantara Mantara, anak muda asli Sembalun, Lombok; penggemar berat novel-novel Andrea Hirata. Saat ini tengah menyelesaikan studinya di Akademi Maritim Cirebon. Mantara salah satu peserta yang ikut kelas menulis yang dimentori oleh Wiwik Mahdayani di Lombok. Tulisan ini adalah karya pertama Mantara. Foto-foto adalah salah satu jalur bersepeda di Sembalun. Sembalun, dataran tinggi [...]

Meneroka Alam di Taman Nasional Tanjung Puting*

November 19

*Dimuat Majalah escape! Indonesia Edisi Maret – Mei 2016 Saya berjalan perlahan sambil menatap sekitar dermaga Teluk Kumai, jalur masuk menuju kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) di Kalimantan Tengah. Airnya yang tenang kecokelatan, jajaran kapal-kapal kayu, dan orang-orang yang sibuk lalu lalang, tidak mengurangi pesona kawasan taman nasional yang seolah memiliki magnet menarik wisatawan untuk [...]

Memahami dan Mencintai Alam di Taman Nasional Gunung Leuser*

October 2

*Dimuat di Kompas Klass, Kompas Edisi Rabu 27 Januari 2016 Sangat mudah untuk jatuh cinta pada Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL). Bagaimana tidak kalau di sinilah satu-satunya kawasan di dunia di mana empat mamalia Asia: orangutan sumatera, gajah sumatera, harimau sumatera, dan badak sumatera menetap dalam “satu rumah”. TNGL juga jadi tempat tinggal bagi bunga [...]

Guest Post: Meretas Batas-Batas Wayag

September 18

Teks dan Foto oleh: Jeri Kusuma Jeri Kusuma, arek Suroboyo yang suka melakukan perjalanan, menyelam dan memotret. Perancang grafis dan animator yang sedang menikmati menjadi juru kampanye digital organisasi lingkungan global. Matahari sudah terik namun belum terasa menyegat. Langit terlihat cerah dengan warna birunya, serasi dengan laut yang ada di depan saya. Perahu kami meluncur [...]

Guest Post: Menikmati Gunung Rinjani tanpa Mendakinya

June 11

Teks dan foto oleh: Munawar Kholis Lahir, besar dan kuliah di Jogjakarta. Pegiat program konservasi pelestarian hutan dan biodiversity di Indonesia terutama di Sumatera, Kalimantan dan Papua. Keluar dari jalur profesinya sebagai dokter hewan dan saat ini fokus meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi sambil menjelajah hutan-hutan di Indonesia. Menulis catatan perjalanan adalah jalur baru yang [...]

Melenggang ke Palembang

September 7

Saya baru saja dapat kesempatan berkunjung ke Palembang. Sudah lama sekali pengen ke kota ini. Akhirnya kesampaian juga berkat perjalanan dinas yang mengharuskan saya ke sana. Kota-kota besar di Sumatra memang destinasi wisata kuliner yang mengesankan, termasuk Palembang. Siapa tak kenal pempek, mie celor, dan pindang. Selama ini saya hanya menikmati makanan itu di kota [...]

Lombok Revisit*

March 14

*Blog post ini dimuat di Majalah Panorama Edisi Mei – Juni 2012 Revisit atau kunjungan ulang ke suatu tempat selalu memberi sensasi tersendiri buat saya. Tujuannya, bisa membandingkan situasi dulu dan sekarang. Seperti yang saya lakukan saat ini, kembali datang ke Lombok. Saya mengunjungi pulau ini beberapa kali dalam kurun waktu tahun 2006-2007. Kunjungan ini [...]

Kedai Kopi Paling Keren

December 17

Bukan saya yang bilang ini, tapi dua orang yang pernah menjadi supervisor saya di kantor terdahulu. Mereka pernah tanya apakah saya  tahu kedai kopi yang terletak di Kota kecil bernama Tiga Binanga, di Sumatera Utara ini. Seumur-umur baru kali itu saya mendengar warung kopi bernama Surya Indah. Berkunjung ke kota itupun  saya belum pernah. Ternyata [...]

A Magical Tradition of Sumbawa

October 9

Written in Collaboration with Karsten van Der Oord “I never believed in the supernatural before, until one day something strange happened to me,” says Ibu Wati, a young Sumbawan woman. As the manager of the popular Kencana Hotel, she is always eager to elaborate about the flora, fauna, and culture of her native island. “One [...]

5 Alasan Berwisata ke Kota Medan! Plan your trip now!

September 20

Terkaget-kaget mendengar Orang Medan yang berbicara seperti teriak marah-marah atau ngajak berantem?pusing melihat arus lalu lintas Kota Medan yang seperti arena bom bom car dan orang-orang yang menganggap lampu merah sebagai lampu taman? Dibalik itu, Kota Medan menyimpan  sejuta pesona dan alasan untuk dikunjungi. Lima diantaranya adalah: 1. Pusat Kuliner Medan is a city where [...]

Ketenangan Jiwa di Danau Sano Nggoang, Flores*#

August 28

*Tulisan ini saya dedikasikan untuk rekan saya Max dari Burung Indonesia di Labuan Bajo yang telah berpulang akibat penyakit yang dideritanya. Selamat Jalan kawan! Terima kasih telah menunjukkan Danau Sano Nggoang pada saya* Sam menghentikan mesin mobilnya. Kami saling berpandangan dan melihat ke bagian depan. Mobil kami tak dapat menembus jalanan karena sebatang pohon rubuh [...]

Berkelana ke Negeri Serdadu Kumbang

August 14

Pulau Sumbawa terkenal dengan pantai dan lautnya yang menjadi tujuan para peselancar dunia mulai dari Jelenga hingga Sekongkang. Pulau Moyo dan Pulau Satonda, tempat di mana Lady Di menggantungkan batu harapan seperti yang digambarkan di film Serdadu Kumbang, menjadi daya tarik utama pulau ini. Sumbawa (pulau besarnya) masih belum menjadi favorit kebanyakan wisatawan asing. Seperti [...]

Mengintip Rumah Tuo Agoy, Sikerei dari Kampung Malagasat, Pulau Siberut*

June 5

Sambil mengucek-ngucek mata, aku terbangun dengan sedikit terkejut. Petugas mengumumkan melalui pengeras suara bahwa kapal telah bersandar di Mailepet, Siberut Selatan. Aku langsung menatap keluar jendela kapal, sedikit tak percaya dengan pandanganku. Déja vu!aku jadi teringat lansekap Pulau Rinca di Taman Nasional Komodo, Flores. Yang kulihat adalah hamparan hutan bakau bersanding kontras dengan birunya langit [...]

Geliat Garut

April 1

Kalau mendengar kata Garut, apa yang terbayang di mata ? sudah pasti dodol dan bulan madu tanpa televisi di Kampung Sampireun. Ah…sebenarnya ini sok tahunya saya aja. Zaman saya masih kecil di Kota Medan (sekitar tahun 80-an sampai awal 90-an), orang-orang yang baru pulang dari Jakarta pasti menenteng dodol garut Picnic (bukan promosi yaaa…). Saat itu [...]

Food from Heaven @ Padang City

February 20

Orang Minang patut bersyukur bahwa Tuhan memberikan anugerah dibidang kuliner yang tak berbatas. Menurutku, tak ada makanan yang tak enak di Kota Padang. Mulai dari warung kaki lima hingga hotel berbintang semua menyajikan masakan yang luar biasa menggoyang lidah. Ditambah lagi kemampuan menghidangkan makanan dengan piring bertumpuk-tumpuk. Pekerja di warung padang akan dengan sigap “memindahkan” [...]

Berburu Lumba-lumba Lovina

June 8

Bali bagian utara adalah destinasi wisata favorit teman-temanku dari Eropa. Kawasan Bali Utara yang aku maksud mulai dari Pemuteran, Seririt, Lovina, Air Sanih, Tejakula, hingga Sambirenteng. Sedikit luput dari teman-teman domestik yang lebih menyukai keriuhan Selatan Bali. Salah satu alasan ke Utara (baca: Lovina) adalah mengejar lumba-lumba yang selalu muncul dipagi hari, selain kegiatan diving [...]

Mencari Surga di Pulau Moyo*

June 1

Melihat keindahan pantai, laut dan alam yang kaya akan keanekaragaman flora dan fauna dari pulau seluas 30,000 ha ini, membuat aku percaya mengapa selebriti sekelas Lady Diana, Mick Jagger dan Pangeran William dari Belanda memilih Pulau Moyo untuk berlibur. Aku dan rekanku asal Belanda, Karsten, tiba di Ai Bari, kampung nelayan yang menjadi titik penyeberangan [...]

Menyambut Sang Mentari di Borobudur

May 15

Pagi itu, di luar kamar Manohara, jangkrik dan teman-temannya berpesta pora dan berteriak-teriak seperti mengejekku yang harus bangun lebih awal dari biasa. Rasanya seperti baru saja mendapat welcome drink wedang jahe dan kue tradisional yang luar biasa nikmat tadi malam. Dingin AC bercampur dingin pagi memaksaku bersiap menuju Borobudur pagi ini.   Manohara adalah nama [...]

Waerebo, Kisah Negeri di Atas Awan*

May 11

Aku menatap pegunungan yang menciptakan siluet kehijauan di kejauhan sana. Mentari pagi memancar dengan garang, namun kesejukan tetap terasa. Awan putih yang menutupi sebagian semburat hijau di balik pegunungan tersebut menimbulkan pertanyaan, ada apa gerangan dibalik rapatnya pepohonan tersebut. “Perlu waktu empat jam jalan kaki ke sana”, Martin tersenyum sambil menunjuk ke arah pegunungan nun [...]

Eksplorasi Romantisme Sungai Gangsal, Taman Nasional Bukit Tiga Puluh*

May 4

Sungai Gangsal adalah sungai yang membelah kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Taman nasional ini terletak di dua propinsi, Riau dan Jambi. Tepian sepanjang Sungai Gangsal adalah tempat bermukimnya masyarakat tradisional suku Talang Mamak dan Melayu tua secara turun temurun, yang merupakan masyarakat asli di daerah itu. Sungai ini memberikan kehidupan bagi masyarakat kedua suku tersebut. [...]

Sorake Telah Berubah

April 27

Sore ini, aku berdiri sendirian di tepian Pantai Sorake, memandang deburan ombak yang mengganas di depan sana dan jajaran pohon kelapa yang tak terhitung jumlahnya. Saat aku berada di sini, seperti biasa angin pantai Sorake selalu membawa kesejukan di sore hari. Peselancar mana yang tak kenal Pantai Sorake, Nias. Seluruh teman peselancarku selalu menceritakan tempat ini [...]

Menyemai Cinta di Nias Selatan

April 20

“Hanya ada satu kata yang menggambarkan cinta di Nias. Dimana cinta kepada babi dan cinta kepada orangtua serta istri menggunakan kata yang sama. Tapi ada 14 kata yang menggambarkan benci. Mulai dari benci karena iri, benci hingga mau membunuh sampai benci mau membakar kampung”, kata Juang, temanku sambil mengelap keringat yang mengucur di dahinya dengan [...]