January 24

Mereka yang senang shopping di Bangkok biasanya datang ke tempat itu-itu saja. Berikut adalah alternatif tempat berburu barang unik sekaligus wisata kuliner di Bangkok dan sekitarnya. Pasar-pasar unik di mana industri kreatif berbasis masyarakat setempat berkembang melayani wisatawan.

1. Chatuchak atau JJ Market

Thailand mengklaim pasar ini sebagai pasar terluas di dunia. Seluruh toko hanya buka pada hari sabtu dan minggu, namun sebagian toko buka hari jumat. Pasar ini memiliki 15,000 kios dengan deretan toko yang dibagi per tematik berdasarkan barang-barang yang dijual. Mulai dari baju, aksesoris, souvenir, bunga, hingga perlengkapan rumah tangga, bahkan hewan peliharaan bisa dibeli di sini. Datanglah pagi-pagi karena makin siang akan makin ramai dengan orang Thailand atau wisatawan yang berbelanja. Walau begitu, jangan harap bisa mengelilingi semua sudut karena besarnya pasar ini. Kemampuan menawar juga bisa diuji di sini. Pasar ini juga menyediakan beragam kuliner Thailand termasuk makanan muslim di beberapa sudut. Jika sudah menemukan suatu barang yang disukai, langsung beli, karena biasanya sulit menemukan jalan kembali menuju toko yang telah kita kunjungi. Untuk penyuka belanja murah, bersiaplah untuk kalap. Pasar ini terletak di pinggir Kota Bangkok.

Transport: BTS and MRT stasiun Mo Chit

2. Pasar Apung Amphawa

Seperti Chatuchak, pasar ini juga hanya buka sabtu dan minggu sore. Ada juga toko yang buka di hari jumat. Mulai pukul 15.00 sore biasanya para pedagang sudah menggelar dagangan dan restaurant sudah buka. Di sinilah surga bagi penyuka kuliner. Semua dijual dengan harga relatif miring, mulai dari makanan laut, hingga jajanan pasar aneka warna dan rasa termasuk belanja pernak-pernik serta souvenir. Toko-toko dan restaurant utama berada di tepi kanal. Di beberapa tempat terdapat sampan apung penjual makanan. Pengunjung bisa mengelilingi kanal dengan menyewa perahu atau juga ikut paket keliling kanal sambil melihat kunang-kunang. Ingin pengalaman “lokal” untuk pasar apung, di sinilah tempatnya. Kanal dan pasarnya cukup bersih terawat. Pasar ini lebih banyak dikunjungi orang Thailand daripada wisatawan asing. Pasar ini dapat dicapai sekitar 2 – 2,5 jam dengan kendaraan darat dari Kota Bangkok.

Transport: Super ribet menuju ke sini. Kalau naik bus harus ganti beberapa kali. Cara terbaik adalah sewa taksi dan minta pak sopir menunggu hingga selesai berwisata kuliner dan belanja. Sewa taksi ke Amphawa THB 1200 (harga tahun 2011).

3. Pasar Apung Damnoen Saduak

Inilah pasar apung paling terkenal di Thailand. Tentunya adalah imbas dari film James Bond yang salah satu setting lokasinya di pasar ini. Pasar ini lebih lebih banyak dikunjungi wisatawan asing daripada orang Thailand. Dibanding Amphawa yang juga merupakan pasar apung, di sini lebih banyak penjual dan penyewa perahu yang memenuhi kanal. Sehingga suasana hiruk pikuk oleh sampan-sampan penjual makanan, souvenir, atau wisatawan yang bersampan memenuhi kanal.

Sebelum mencapai bagian utama pasar ini, banyak penyedia jasa perahu sewaan berjejer dengan masing-masing paket “menjelajah” pasar apung. Mereka menyediakan lahan parkir dengan bangunan yang disebut sebagai “dermaga kapal”. Paket wisata ini berkisar antara THB 1200 – 1500 (harga tahun 2010) termasuk melihat wat (yang tidak dikenal) dan industri pembuatan makanan berbahan dasar kelapa.

Sehingga, disarankan agar berhati-hati untuk yang tertarik ke pasar ini. Jika mencapai tempat ini dengan taksi atau song taew (angkotnya Thailand) biasanya mereka berhenti di dermaga tersebut. Jika  ingin melihat wat dan industri makanan tersebut bisa berhenti di sini. Tapi jika tidak, katakan hanya ingin ke pasar saja.

Di bagian utama pasar, ada jasa penyewaan sampan yang berkisar antara THB 200 – 400 (harga 2010 – 2011). Banyak informasi yang mengatakan harus datang pagi. Sebenarnya, toko-toko dan restaurant mulai efektif beroperasi secara keseluruhan jam 10.00. Makin siang akan makin ramai dan pasar akan mulai sepi menjelang jam 12.00 siang karena hari biasanya menjadi panas dan tidak nyaman lagi untuk bersampan. Pasar ini buka setiap hari di pagi hari dan dapat dicapai sekitar 2 – 2,5 jam dengan kendaraan darat dari Kota Bangkok.

Transport: BTS Victory Monument – Van tujuan Damnoen Saduak di terminal Van di bawah BTS Victory monument. Van berangkat setiap jam mulai 08.00 – 19.30. Sambung song taew ke pasar utama. Jika tidak ingin ribet, sewa taksi dengan tarif THB 1500. Minta pak sopir menunggu hingga selesai.

4. Samchuk Market

Pasar yang diklaim sebagai pasar tertua di Thailand ini disinyalir telah ada sekitar 100 tahun yang lalu. Pasar ini memenangkan UNESCO Asia-Pacific Award of Merit pada 2009 atas usaha pelestarian konservasi budaya yang dilakukan masyarakat sekitar.  Pasar yang dikepung sungai ini memiliki budaya Cina dan Thailand yang berpadu lewat arsitektur rumah-rumah tua yang masih dipertahankan hingga kini. Semua toko digelar masyarakat setempat dengan barang dagangan unik yang bikin mata melotot dan tak sabar merogoh kantong, serta aneka ragam jajanan yang membuat program diet sejenak terlupakan. Bagi yang muslim mungkin agak sulit mencari makanan berat di sini. Pilihan yang ada hanya seafood yang terdapat di luar areal pasar.  Untuk yang tertarik lebih lanjut dengan pasar ini, ada artikel menarik tentang Samchuk Market dari Pongkwan Suwattana Lassus.

Transport: Naik Van dari Ratchadamnoen Road. Van berhenti dekat Samchuk Market. Pasar ini dapat dicapai 2,5 jam dari Kota Bangkok. Van berangkat setiap jam  mulai jam 05.00 – 20.30

5. Pasar Apung Ayutthaya

Untuk yang berkunjung ke Ayutthaya, bolehlah mampir ke sini sebagai penyegaran setelah melihat wat-wat di seluruh kota. Berbeda dengan pasar yang disebutkan sebelumnya, pasar ini adalah pasar artificial. Budaya masyarakat Thailand selalu berorientasi pada air di mana bangunan rumah di tepi sungai akan selalu menghadap ke air. Sehingga menciptakan pasar apung di mana pedagang datang menghampiri calon pembeli. Konsep itulah yang dibawa pasar apung di Ayutthaya ini. Pasar yang seperti kompleks perbelanjaan ini memang didirikan untuk menarik wisatawan. Lahan yang dibangun berupa toko-toko dari kayu dengan aliran air seperti sungai besar tempat sampan-sampan hilir mudik. Sebagian besar toko menjual aneka pernak-pernik dan makanan khas Thailand digelar tidak hanya di sampan, tapi juga pada toko-toko di sepanjang sungai buatan. Pasar ini terletak di Kota Ayutthaya yang dapat ditempuh selama 2 jam dengan kendaraan darat dari Kota Bangkok. Penyuka belanja dan makan akan menyukai pasar ini. Tapi yang tidak suka sesuatu yang artificial akan menemukan bahwa pasar ini biasa-biasa saja.

Transport: Naik Bis AC dari Terminal Mo Chit. Naik Van umum dari Tesco Lotus Pin Kalo, atau sewa Van THB 1700/hari tidak termasuk tol dan bensin (harga tahun 2011). Bisa juga sewa taksi.

Rekomendasi:

Jika ingin eksplorasi sendiri, sewa mobil di Bangkok lebih mahal dibanding rata-rata di Indonesia. Kadang malah lebih mudah/murah sewa taksi. Transportasi umum dalam kota baik dan saling terhubung. Untuk berwisata bisa sewa van wisata (kapasitas max 9 orang). Tarif sesuai jarak dan lama penyewaan. Rekomendasi sopir van wisata yang bisa berbahasa Inggris dengan baik: Khun Tu +66814271411.